Wajah Berdarah, Paskibraka Muna Tetap Kibarkan Merah Putih

Daftar Isi





MUNA, Sulawesi Tenggara — Tekad untuk menunaikan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mengalahkan rasa sakit yang dialami seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Muhammad Hidayat Tullah Rahman, siswa SMAN 1 Kabangka, tetap menjalankan tugas sebagai pengibar bendera dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI pada Senin, 17 Agustus 2026, meski wajahnya masih diperban dan mengalami luka setelah kecelakaan sepeda motor pada malam sebelumnya.

Mengalami Kecelakaan Sehari Sebelum Upacara

Kecelakaan sepeda motor tersebut membuat Muhammad mengalami luka pada bagian jidat dan hidung. Kondisinya terlihat ketika ia mengikuti prosesi pengibaran bendera Merah Putih.

Meski harus menahan rasa sakit, kondisi tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk tetap hadir dan melaksanakan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepadanya.

Dengan wajah yang masih diperban dan mengalami luka, Muhammad tetap tampil dalam barisan Paskibraka dan menjalankan perannya sebagai pengibar bendera.

Tetap Menuntaskan Tugas

Bagi Muhammad, tugas mengibarkan bendera pada momentum peringatan kemerdekaan bukan sekadar kewajiban sebagai anggota Paskibraka. Tugas tersebut merupakan tanggung jawab yang harus diselesaikan setelah melalui proses latihan dan persiapan.

Ia pun memilih tetap menjalankan tugasnya meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih akibat kecelakaan.

Sikap tersebut mendapat perhatian karena Muhammad tidak membiarkan cedera yang dialaminya sehari sebelumnya menghalangi pelaksanaan tugas dalam upacara kemerdekaan.

Semangat Pengabdian di Tengah Rasa Sakit

Kisah Muhammad menjadi gambaran tentang tanggung jawab dan semangat para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas pada momentum penting bagi bangsa Indonesia.

Di tengah kondisi wajah yang terluka dan masih diperban, ia tetap berdiri dalam barisan dan menjalankan tugas hingga prosesi pengibaran bendera Merah Putih selesai.

Peristiwa tersebut juga menunjukkan bahwa di balik upacara kemerdekaan yang berlangsung khidmat, terdapat perjuangan para petugas yang mempersiapkan diri untuk memastikan seluruh rangkaian pengibaran Sang Merah Putih berjalan dengan baik.

Muhammad, sebagai siswa SMAN 1 Kabangka, memilih menuntaskan amanah tersebut meski harus menahan rasa sakit akibat kecelakaan yang baru dialaminya.

Sumber: Informasi yang diberikan pengguna mengenai peristiwa Paskibraka di Kecamatan Kabangka, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, pada upacara HUT ke-81 RI, Senin, 17 Agustus 2026.
 

Posting Komentar