SBY Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027 Ambisius, tetapi Bukan Mustahil

Daftar Isi




 





Sc:detikNews

Jakarta — Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah kebijakan ekonomi dan agenda pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk 2027 semakin jelas dan memberikan harapan baru bagi masyarakat.
Penilaian tersebut disampaikan SBY setelah mengikuti pidato kenegaraan Prabowo terkait penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di DPR RI.
Tidak Hadiri Pidato Kenegaraan
SBY menyampaikan permintaan maaf karena tidak dapat berada di Indonesia untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, termasuk menghadiri pidato kenegaraan Prabowo pada Jumat (14/8/2026).
Saat ini SBY berada di Rochester, Amerika Serikat, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Ia mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemantauan kesehatan setelah menjalani operasi pengangkatan prostat pada 2021.
SBY menyebut dirinya baru akan kembali ke Indonesia pada akhir Agustus.
Nilai Arah Pembangunan Semakin Jelas
Meski tidak hadir secara langsung, SBY mengaku telah mengikuti substansi pidato Prabowo melalui informasi yang disampaikan sejumlah pihak di Indonesia.
Menurutnya, arah, cetak biru, dan agenda pembangunan pemerintah untuk 2027 semakin jelas serta dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
SBY menilai sejumlah agenda utama pemerintah, seperti menjaga pertumbuhan ekonomi, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta memperkuat pembangunan infrastruktur, merupakan program yang penting bagi masyarakat.
Ia juga mengakui pemerintah masih menghadapi tantangan besar, baik yang berasal dari dalam negeri maupun kondisi ekonomi dan geopolitik internasional.
Target Ekonomi 6 Persen Dinilai Ambisius
Salah satu perhatian SBY adalah target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027 yang dicanangkan pemerintahan Prabowo.
SBY menilai target tersebut cukup tinggi dan ambisius. Namun, ia menegaskan target itu bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai apabila dikelola dengan kebijakan yang tepat dan pelaksanaan yang konsisten.
SBY merujuk pada pengalamannya selama memimpin Indonesia. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi rata-rata sekitar 6 persen selama masa pemerintahannya pernah diikuti dengan penurunan kemiskinan dan pengangguran serta peningkatan produk domestik bruto (GDP) dan pendapatan per kapita.
Menurut SBY, apabila pertumbuhan ekonomi 6 persen kembali mampu dicapai, dampaknya akan memberikan manfaat langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Ingatkan Pemerintah Jaga Fiskal
Di tengah optimisme tersebut, SBY mengingatkan pemerintah agar tetap berhati-hati dalam mengelola keuangan negara.
Ia meminta para pejabat pemerintahan menjaga kesehatan fiskal, memastikan setiap kebijakan dilaksanakan secara efektif, serta mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan program.
SBY juga menekankan pentingnya evaluasi kebijakan secara berkala agar pemerintah dapat segera memperbaiki program apabila ditemukan persoalan dalam implementasinya.
Sebut Target Pemerintah sebagai "Great Hope"
SBY menyebut berbagai target pembangunan yang disampaikan Prabowo memberikan harapan besar bagi Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan untuk merealisasikan target tersebut tidak ringan.
Karena itu, SBY meminta pemerintah memberikan kinerja terbaik agar berbagai rencana yang telah disampaikan kepada masyarakat benar-benar dapat diwujudkan.
“Great hope, tetapi tantangannya juga tidak ringan,” ujar SBY.
Ia berharap agenda pembangunan dan target ekonomi pemerintah pada 2027 dapat terlaksana dengan baik sehingga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, pengurangan kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Posting Komentar